Universitas Carthage di Tunis
Berita

Kampus di Tunisia Buka Mata Kuliah Bahasa Indonesia, Diikuti 80 Mahasiswa

Universitas Carthage di Tunis, Tunisia, membuka kelas Bahasa Indonesia di Fakultas Bahasa. Kelas ini pada th. pertama diakses diikuti oleh 80 mahasiswa. Duta Besar Republik Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi mengimbuhkan kuliah lazim dalam pembukaan mata kuliah ini pada Jumat, 29 Desember 2023.

Dalam peluang itu, Zuhairi mengemukakan apresiasinya kepada Universitas Carthage yang telah membuka kelas pembelajaran Bahasa Indonesia sepanjang satu semester, yang menurut dia mampu jadi jembatan diplomasi Indonesia-Tunisia di era mendatang.

“Sejak ada keinginan berasal dari Universitas Carthage sehingga diakses kelas pembelajaran Bahasa Indonesia, aku langsung merespons inisiatif tersebut. Alhamdulillah, pada semester ini diakses kelas bhs Indonesia untuk pertama kalinya,” kata dia dalam rilis pers KBRI Tunis yang diterima di Jakarta pada Jumat.

Zuhairi mengaku bahagia bersama dengan peminat kelas bhs Indonesia yang jumlahnya menggapai 80 orang. Artinya, kata dia, Indonesia menjadi dikenal luas di Tunisia. Dia juga menekankan perlunya memperkuat infrastruktur diplomasi kebudayaan di kalangan pemuda, karena mereka tertarik untuk mempelajari bahasa, tradisi, dan kebudayaan negara-negara lain.

Menurut Zuhairi, KBRI Tunis berikan perhatian pada diplomasi kebudayaan, di antaranya bersama dengan memprioritaskan pembelajaran Bahasa Indonesia di beragam kampus di Tunisia. “Pada th. ini, bakal diakses beberapa Indonesian Corner, yang di dalamnya ada aktivitas kelas Bahasa Indonesia, sebagaimana di Universitas Carthage,” kata dia.

Baca Juga: https://lintaswarga.com/erdogan-samakan-pm-israel-netanyahu-dengan-hitler/

Kelas Bahasa Indonesia merupakan tidak benar satu program kerja serupa pada KBRI Tunis bersama dengan Universitas Carthage. Kuliah lazim itu juga dihadiri oleh Wakil Dekan Fakultas Bahasa Universitas Carthage dan pengajar bhs Indonesia, Nanang Syaiful Rohman.

Anda mungkin juga suka...