rugby
Olahraga

Olahraga Rugby: Pengertian, Sejarah, Aturan, dan Tekniknya

Siapa yang dulu bermain olahraga rugby? Permainan olahraga ini kebanyakan dimainkan oleh dua tim pakai bola berwujud oval di lapangan layaknya sepak bola. Meski tidak terkenal di Indonesia, olahraga rugby sangat terkenal di sejumlah negara Eropa, layaknya Inggris, Amerika Serikat, dan Spanyol. Sama layaknya olahraga lainnya, rugby termasuk punyai sejarah awal pembentukan, aturan, dan teknik dasarnya. Simak selengkapnya di bawah ini.

1. Pengertian olahraga rugby

Rugby adalah cabang olahraga yang dimainkan oleh dua tim berisi 15 pemain dalam pertandingan rugby union atau 13 pemain terhadap liga rugby pakai bola berwujud oval dengan ujung yang tumpul. Berbeda dengan olahraga american football yang pakai bola oval dengan ujung lancip.

Pertandingan yang berjalan sepanjang 2 x 40 menit ini berkembang di Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya. Mulai dari Jepang, Spanyol, Inggris, sampai Pantai Gading.

2. Sejarah olahraga rugby

Olahraga rugby merupakan adaptasi olahraga sepak bola yang berasal dari kota Rugby, Inggris terhadap 1823. Pelopor olahraga rugby adalah pemuda bernama William Webb Ellis. Saat itu, ia tengah bermain sepak bola dengan temannya. Lalu, tiba-tiba ia mengambil alih bola pakai tangan dan berlari ke gawang tim lawan untuk mencetak gol.

Seiring perkembangannya, jadi dibentuk federasi rugby pertama, yaitu Rugby Football Union terhadap 1871. Lalu terhadap 1900, olahraga rugby pertama kali dipertandingkan di Olimpiade

Baca juga:

Agar Tak Bingung, Kenali Penyebab Sakit Perut Bagian Tengah

Tips Cara Memilih Skincare Sesuai Jenis Kulit Yang Kamu Miliki

3. Aturan dasar rugby

Dalam permainan rugby, ada sejumlah peraturan yang harus dipatuhi tiap-tiap pemain. Berikut di antaranya:

  • Setiap tim terdiri dari 13 sampai 15 orang yang terbagi lagi ke dalam beberapa posisi, layaknya pemain depan dan pemain belakang.
  • Pertandingan rugby berjalan sepanjang 2 x 40 menit dengan di mulai tendangan awal dari tengah lapangan, tiap-tiap gol, dan awal babak kedua. Hal ini serupa seperti kickoff pada sepak bola.
  • Setiap tim mengusahakan membawa bola sampai menyentuh garis gawang atau di atas garis bola mati. Jika percobaan mencetak skor gagal, maka tim yang diserang dapat mengawali permainan dengan tendangan pendek.
  • Dalam rugby, kebanyakan berjalan perebutan bola oleh pemain depan dan dilaksanakan dalam jarak 9,15 mtr. dari garis sentuh.
  • Pemain depan tidak boleh mengangkat kaki dan tidak boleh memukul bola sampai bola di tempatkan di tanah.
  • Para pemain tim harus berada di belakang bola sementara temannya tengah mengontrol bola di wilayah depan. Jika mendahului bola, maka dapat dianggap pelanggaran.
  • Membentuk kerumunan dalam olahraga rugby diperbolehkan untuk merebut bola. Pemain depan kebanyakan saling berhadapan dan menempel bahu serupa bahu.
  • Kerumunan untuk merebut bola termasuk dapat dengan cara mendorong pemain lawan atau melempar ke pemain belakang untuk hindari kerumunan tersebut.

4. Teknik dasar rugby

Ada sejumlah teknik dasar dalam olahraga rugby yang harus dimiliki seorang pemain, di antaranya:

1. Berlari

Meski sangat dasar, berlari dalam olahraga rugby harus dilaksanakan secara efektif agar dapat memelihara stamina sekaligus melampaui pemain lawan.

2. Mengoper

Mengoper bola rugby butuh teknik tertentu agar lemparannya dapat akurat dan punyai ketinggian yang tepat agar rekan dapat mudah menangkap.

3. Menangkap

Selain mengoper, teknik menangkap dalam olahraga rugby termasuk merupakan koordinasi baik pada mata dan tangan. Tangkap bola rugby pakai ujung jari kita sembari menutup kedua tangan sementara bola sudah dipegang.

4. Menendang

Jangan salah, pemain rugby termasuk perlu teknik menendang yang bagus agar menopang tim mencetak skor. Berbeda dengan menendang bola sepak yang berwujud lingkaran, bola rugby yang berwujud oval menjadi tantangan tersendiri sementara menendang.

5. Menekel atau tackling

Sebagai usaha bertahan, teknik menekel atau tackling juga mutlak untuk dikuasai. Tekel dilaksanakan sementara pembawa bola ditahan oleh satu atau dua pemain lawan. Supaya pembawa bola tidak lolos ke daerah pertahanan, pemain lawan dapat laksanakan tekel untuk merebut bola.

Anda mungkin juga suka...