Beranda Health Penyebab Mata Bengkak dan Cara Mengobatinya

Penyebab Mata Bengkak dan Cara Mengobatinya

33
0
Penyebab Mata Bengkak dan Cara Mengobatinya
Penyebab Mata Bengkak dan Cara Mengobatinya

Mata bengkak dapat disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari penumpukan cairan hingga perubahan hormon. Langkah penanganannya pun berbeda-beda, tergantung pada penyebabnya. Oleh karena itu, pastikan Anda mengetahui penyebab mata bengkak sebelum melakukan pengobatan.

Mata bengkak atau dalam istilah medis disebut periorbital sering kali terjadi di kelopak mata bagian atas dan bawah. Kondisi ini biasanya tidak berlangsung lama dan akan hilang dengan sendirinya dalam 1–2 hari.

Selain pembengkakan, masalah pada mata ini juga bisa disertai dengan gejala lain, seperti produksi air mata berlebih, mata merah, mata kering, dan gangguan penglihatan secara mendadak.

Mata bengkak biasanya hanya menimbulkan rasa tidak nyaman. Namun, jika pembengkakan berlangsung lebih lama, langkah penanganan medis oleh dokter perlu dilakukan.

Berbagai Penyebab Mata Bengkak
Penyebab mata bengkak sangat beragam. Oleh karena itu, Anda perlu mengenali berbagai penyebab mata bengkak sebelum menentukan cara untuk mengobatinya. Berikut ini adalah penyebab mata bengkak:

  1. Kurang tidur
READ  Acne Patch, Solusi untuk Menghilangkan Jerawat

Kurang tidur merupakan penyebab mata bengkak yang sering dialami oleh sebagian orang. Selain menyebabkan bengkak pada mata, kurang tidur juga bisa membuat kulit di sekitar mata menjadi kusam, berkerut, dan muncul lingkaran hitam di bawah mata.

Untuk mencegah mata bengkak, pastikan Anda mencukupi waktu tidur setidaknya 7–9 jam setiap harinya. Tidurlah dengan posisi kepala sedikit lebih tinggi agar cairan tidak mengendap di sekitar mata yang dapat menyebabkan mata bengkak.

  1. Kalazion

Kalazion ditandai dengan benjolan yang biasanya muncul di kelopak mata atas. Kondisi ini diakibatkan oleh tersumbatnya saluran kelenjar minyak, yang menyebabkan terjadinya penumpukan cairan di kelopak mata.

Benjolan biasanya bertahan selama 2–6 bulan. Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meredakan pembengkakan mata akibat kalazion, mulai dari kompres hangat, konsumsi antibiotik, pembersihan kelopak mata secara rutin, pijatan lembut di area mata yang bengkak, hingga operasi kecil.

  1. Alergi
READ  Merk Obat Wasir di Apotik Paling Ampuh dan Manjur

Mata bengkak juga bisa berupa bentuk reaksi alami tubuh terhadap alergi. Biasanya, alergi yang menyebabkan mata bengkak disertai rasa tidak nyaman serta mata merah, berair, dan terasa gatal.

Ada banyak faktor yang dapat memicu munculnya alergi, mulai dari debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, obat, makanan, hingga produk kosmetik.

Untuk mengatasi mata bengkak karena alergi, Anda dapat membersihkan mata dengan air bersih, memberikan kompres dingin, mencuci wajah, atau menggunakan obat tetes mata untuk alergi.

  1. Blefaritis

Penyebab lain munculnya mata bengkak adalah blefaritis. Blefaritis merupakan peradangan pada kelopak mata yang terjadi di area tumbuhnya bulu mata, karena kelenjar minyak yang terletak di dekat bulu mata mengalami penyumbatan. Kondisi ini mengakibatkan mata menjadi bengkak, iritasi, bahkan kemerahan.

READ  Berbagai Gejala Radang Usus dan Risiko Komplikasinya

Pengobatan mata bengkak karena blefaritis dapat dilakukan dengan pemberian air mata buatan. Namun, pada blefaritis yang parah, biasanya dokter akan memberikan antibiotik dan obat kortikosteroid dalam bentuk obat tetes mata atau salep mata.

  1. Konjungtivitis

Penyebab mata bengkak yang satu ini merupakan salah satu penyakit yang paling sering terjadi. Konjungtivitis adalah infeksi atau pembengkakan pada membran luar bola mata, dengan gejala berupa mata merah, berair, dan terasa gatal.

Kondisi ini paling sering disebabkan oleh infeksi virus, tetapi bisa juga disebabkan oleh bakteri. Selain infeksi, konjungtivitis juga bisa terjadi karena alergi dan iritasi terhadap zat tertentu.

Untuk meredakan gejalanya, Anda dapat menggunakan kompres hangat atau obat tetes mata yang dijual bebas. Namun, jika konjungtivitis disebabkan oleh alergi, Anda dapat juga mengonsumsi antihistamin, seperti loratadine dan diphenhydramine.